Operasi Perusahaan

PT. Mitra Sukses Globalindo ( PT. MSG ) adalah suatu perusahaan yang bergerak dalam bidang Penambangan Mineral bijih timah dan sekaligus bergerak dalam bidang pengolahan hingga menjadi Logam ( Tin Ingot ).

Operasi Penambangan

Dalam kegiatan penambangan yang dilakukan di lepas pantai ( offshore ) sejauh 4 Mil dari garis pantai , PT. MSG di dukung oleh 4 Armada Kapal Isap Produksi , dimana operasi produksi mereka dilakukan dalam WIUP milik sendiri , dengan jumlah Wilayah Izin Usaha Penambangan ( WIUP ) sebanyak 35 WIUP dan Total Luas 58.000 Hectare. Rata-rata Kapasitas Produksi untuk 1 KIP sebesar antara 500 – 1000 MT per Tahun dengan kadar SN O2 = 72% ( Relative ). Lokasi WIUP PT. MSG tersebar di perairan sekeliling Kepulauan Bangka Belitung.



Operasi Pengolahan dan Pemurnian ( Smelter )

Untuk kegiatan Pengolahan dan Pemurnian bijih timah dilakukan di Smelter yang berlokasi di Kawasan Industri Ketapang, Kota Pangkalpinang. Pabrik / Smelter ini mempunyai Luas Area seluas 2 Ha. Pabrik ini mempunyai 1 unit Tanur Pantul dengan kapasitas Produksi 6 MT per hari dan 2 Unit Tanur Listrik dengan kapasitas produksi 20 MT per tanur (Total 40 MT) . 2 Buah Crystalizer dengan kapasitas 10 MT dan 30 MT, 5 buah ketel Refining yang masing-masing ketel berkapasitas 12 Ton. Untuk media pencetakan balok timah , terdapat 1 unit Cetakan ingot yang berkapasitas 80 balok dalam satu putaran produksi dengan total berat sekitar 2 MT.


FASILITAS PRODUKSI

Untuk memastikan agar tujuan dan target Perusahaan dapat tercapai secara efektif dan efisien maka PT. MSG melengkapi pabrik peleburan dan pemurnian timah ( Smelter ) dengan fasilitas sebagai berikut :

  1. Tanur Listrik ( Electric Furnace )
    Bangunan utama Tanur ini dibangun pada tahun 2012 dengan design yang bisa dipakai untuk 2 Unit Tanur Listrik ( Electric Furnace ) dimana masing-masing unit berkapasitas 20 MT per hari per tanur. Tanur ini berfungsi untuk mengolah dan merubah dari material bijih timah menjadi bahan baku timah setengah jadi untuk proses selanjutnya. Status saat ini tanur listrik ( electric furnace ) yang terpasang 2 unit .
  2. Crystalizer
    Dalam bangunan utama pabrik terdapat 2 unit crystalizer dengan kapasitas 10 MT dan 30 MT, dimana fungsi crystalizer ini adalah untuk mengolah bahan baku timah menjadi bongkahan crystal setengah jadi untuk diproses sesuai dengan kadar yang diinginkan terutama untuk menyesuaikan kadar kandungan Fe dan As.
  3. Alat Pemurnian ( Purifier )
    Dalam bangunan utama pabrik terdapat 5 Unit Alat pemurnian ini atau biasa disebut ketel , dimana masing-masing ketel ini mempunyai kapasitas sebanyak 12 ton . Alat ini dipakai untuk memurnikan timah dari kandungan-kandungan unsur yang tidak diperlukan dan yang akan dibuang , yang berasal dari proses sebelumnya .
  4. Cetakan ( Moulding )
    Dalam bangunan utama pabrik terdapat 1 unit cetakan ( moulding) . Alat ini berfungsi sebagai wadah untuk mencetak cairan timah yang berasal dari ketel pemurnian. Berat untuk setiap balok cetakan sudah disesuaikan dengan standard perdagangan internasional dan sertifikasi dari PT. Sucofindo Indonesia. 1 unit cetakan ( moulding ) ini berbentuk pola lingkaran dengan cetakan yang berkeliling , mempunyai kapasitas 80 cetakan dan total berat sebanyak sekitar 2 MT.


5. Perangkap Debu ( Dust Collector )
Terdapat satu bangunan disamping bangunan utama pabrik yaitu bangunan penangkap debu . Dalam gedung ini telah dipasang kantong-kantong debu yang di tata sedemikian rupa dalam sel sel ruangan tertentu yang disiapkan untuk menampung debu yang timbul dari proses pembakaran pada proses2 sebelumnya, dimana terdapat pipa yang menghubungkan antara ketel dan bangunan penangkap debu . Hal ini dilakukan selain untuk mengurangi polusi dari debu proses pembakaran material timah juga untuk memanfaatkan debu untuk menjadi bahan baku tambahan bagi proses pembuatan balok timah.

6. Tungku Pembakaran Timah sisa ( Slag Recovery Furnace )
Terdapat satu tungku untuk pembakaran sisa proses produksi timah ( Slag Recovery Furnace ) yang berfungsi untuk memanfaatkan limbah hasil proses produksi , dimana masih terdapat kadar timah sekitar 4% per MT.

7. Laboratorium
Terdapat 1 bangunan dam 1 unit Spectro Laboratorium untuk proses analisa unsur-unsur yang terkandung dalam material timah yang dapat dipergunakan sebagai patokan / acuan bagi qualitas hasil produksi yang diinginkan.

LOKASI

PABRIK

Jl. Ketapang , Rt.01/ Rw.01, Kel. Temberan,
Kecamatan Bukit Intan, Kota Pangkalpinang,
Prov. Kep. Bangka Belitung



IKUTI AKTIFITAS KAMI

FOLLOW SOSIAL MEDIA